apa pandangan gereja katolik terhadap agama hindu
sekulerdan mengakui enam agama: Islam, Katolik, Protestan, Buddha, Hindu, dan Konfusius. Segmen-segmen lebih kecil dari populasi menganut kepercayaan yang tidak diakui, seperti Baha’i, Sikh, Yahudi, Falun Gong, dan sistem kepercayaan tradisional. Individu dengan beragam keyakinan—bahkan yang berada di luar enam agama yang diakui
NEOKATOLIKDan Modernisme (3): Pengaruh Modernisme Ambiguitas tampaknya sekedar masalah bahasa. Tapi ini bukanlah masalah kecil. Ambiguitas dalam Vatikan II terbukti telah menghasilkan begitu banyak perubahan-perubahan yang telah merusak Gereja Katolik begitu dalam sehingga apa yang dibangun dalam 19 abad lebih nyaris diruntuhkan hanya dalam
Dalamkegiatan Ekumenis hendaknya umat katolik tanpa ragu-raga menunjukkan perhatian sepenuhnya terhadap saudara-saudari yang terpisah, dengan mendoakan mereka, dengan bertukar pandangan tentang hal-ihwal Gereja dengan mereka, dengan mengambil langkah-langkah pendekatan pertama terhadap mereka. Akan tetapi umat katolik sendiri
Agamadi Indonesia memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dinyatakan dalam ideologi bangsa Indonesia, Pancasila: “KeTuhanan Yang Maha Esa”.Sejumlah agama di Indonesia berpengaruh secara kolektif terhadap politik, ekonomi dan budaya.Pada tahun 2010, kira-kira 85,1% dari 240.271.522 penduduk Indonesia adalah pemeluk
tanggapanKatolik Menjawab terhadap pertanyaan seseorang member disana mengenai "bagaimana pandangan Gereja Katolik terhadap sekularisme?" : "Sekularisme adalah suatu prinsip yang hanya menaruh
누누티비 다운로드. 230 Kelas XII SMA serta ajaran-ajaran, yang memang dalam banyak hal berbeda dari apa yang diyakini dan diajarkannya sendiri, tetapi tidak jarang memantulkan sinar Kebenaran, yang menerangi semua orang. Namun, Gereja tiada hentinya mewartakan dan wajib mewartakan Kristus, yakni “jalan, kebenaran, dan hidup” lih. Yoh 14 6; dalam Dia manusia menemukan kepenuhan hidup keagamaan, “dalam Dia pula Allah mendamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya... Artinya bahwa Gereja Katolik menghargai keberadaan serta ajaran agama-agama lain, termasuk Khonghucu. d. PendalamanDiskusi Guru mengajak peserta didik untuk berdiskusi dalam kelompok membahas pertanyaan-pertanyaan berikut 1. Apa saja yang kalian ketahui tentang agama Khonghucu? 2. Apa saja isi ajaran pokok agama Khonghucu? 3. Jelaskan kesamaan nilai-nilai ajaran agama Khonghucu dan agama Katolik 4. Apa pandangan Gereja Katolik terhadap agama Khonghucu? 6. Mendalami Agama Asli dan Aliran Kepercayaan Guru mengajak peserta didik untuk menyimak uraian tentang agama asli dan aliran kepercayaan, khususnya yang berkembang di Indonesia. lihat buku “Iman Katolik; Buku Informasi dan Referensi”, oleh KWI, diterbitkan oleh Kanisius, Yogyakarta, 1996, halaman 170-171. a. Agama Asli Agama asli masih tetap berpengaruh dalam hidup keagamaan banyak orang, walaupun telah menganut salah satu agama yang ada di dunia, khususnya Agama Kristen Katolik. Unsur ajaran kosmis pada agama-agama asli masih melekat dalam hidup keagamaan orang-orang Indonesia dimana- mana. Ajaran kosmis yang dimaksud adalah ajaran tentang jagad raya, bagaimana itu dijadikan; bagaimana perkembangannya; dan bagaimana cara menggunakannya. 1 Dasar dan Ajaran Dasar yang mendalam dari agama-agama suku adalah dongeng mengenai ciptaan dan di dalamnya ada hubungan ke Allahan dengan ciptaan. Ada 2 tema pokok dari cerita-cerita penciptaan a Perang suci antara dunia atas dan dunia bawah atau perkawinan suci antara surga dan dunia. Keduanya disusul dengan perceraian. b Keterangan tentang terjadinya bermacam-macam tumbuh- tumbuhan, yang diperlukan oleh manusia untuk dapat hidup, dan kenyataan bahwa manusia akan mati suatu saat nanti. Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti 231 Cerita-cerita penciptaan itu menerangkan tentang terciptanya alam semesta, dunia, musim, pergantian terang dan gelap, serta menunjukkan fungsi segala sesuatu. Pengaturan allahdewa mereka atas alam semesta setiap manusia; tumbuh-tumbuhan; hewan dan setiap kejadian mempunyai tempat yang penuh arti. Masing-masing harus berbuat sesuai dengan hal itu dan wajib menaati peraturan dan larangan tertentu. Dalam agama aslisuku inilah pada umumnya timbul keprcayaan bahwa tidak hanya manusia saja yang berjiwa melainkan tumbuh- tumbuhan dan hewan. Karena itu, mereka sangat menghormati alam. Sebagian besar agama-agama asli juga percaya bahwa seseorang yang telah meninggal tetap berhubungan dengan para anggota suku yang masih hidup. Orang yang sudah meninggal mempunyai pengaruh yang langsung dan kuat atas orang yang masih hidup. Mereka juga kebanyakan mengenal imam-imam yang bertugas mempertahankan hubungan orang-orang yang masih hidup dengan nenek moyang, dewa- dewa, jin-jin, dan setan-setan. 2 Agama-agama Asli di Indonesia Terdapat berbagai macam agama asli di Indonesia, antara lain, Lera wulan Tana Ekan di Flores Timur dan Lembata; wiwitan di Sunda; Aluk To Dollo di Sulawesi; Sabulungan di Mentawai; Merapu di Sumba; Kaharingan di Kalimantan. Ada pula yang disebut agama-agama suku, seperti yang dianut oleh penduduk beberapa pulau sebelah barat Sumatera; beberapa suku kecil dan bagian suku-suku yang besar di Sumatera; kelompok-kelompok besar dari suku Dayak di Kalimantan; Toraja di Sulawesi; penduduk pulau Sumba; dan penduduk Irian Jaya. Selain itu, masih terdapat apa yang kini dinamakan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang menurut negara sama kedudukannya dengan agama dalam hal pengalaman ke-Tuhanan Yang Maha Esa. b. Aliran Kepercayaan 1 Ajaran Aliran kepercayaan dalam dokumen Nostra Aetate disebut juga kepercayaan terhadap Yang Mahatinggi. Aliran Kepercayaan mengajarkan tentang sikap batin dan berkisar pada ilham dari diri sendiri, yakni a Peningkatan integrasi diri manusia melawan pengasingan. b Pengalaman batin bahwa diri pribadi beralih ke kesatuan dan persatuan yang lebih tinggi. c Partisipasi dalam tata tertib sempurna yang mengatasi daya kemampuan manusia biasa.
Pandangan agama Hindu tentang Radikalisme yang merupakan tindakan kekerasan sangat erat hubungannya dengan mengendalikan diri pada tahap jasmani dalam bentuk Ahimsa. Ahimsa dalam Panca Yama Brata berarti tidak boleh membunuh dan Ahimsa dalam Dasa Yama Brata berarti menyanyangi semua mahluk hidup. Tindakan Radikalisme yang erat dikaitkan dengan Ahimsa karena tindakan tersebut merupakan tindakan yang dapat mengancam kehidupan masyarakat. Katolik “radikal” adalah yang mentalnya tidak seperti pesan bijak perjuangan Mgr. Soegiapranata. Jika merasa bahagia sebagai Kristen yang baik, kita semestinya menjadi patriot yang baik karena kita merasa adalah 100% patriotik sebab kita juga merasakan 100% Katolik. Malahan menurut perintah keempat dari sepuluh perintah Allah, sebagaimana tertulis dalam katekismus kita harus mengasihi Gereja Katolik, dan dengan demikian mengasihi negara dengan segenap hati. To read the file of this research, you can request a copy directly from the has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication.
220 Kelas XII SMA “Gereja juga menghargai umat Islam, yang menyembah Allah satu-satunya, yang hidup dan berdaulat, penuh belas kasihan dan maha kuasa, Pencipta langit dan bumi, yang telah bersabda kepada umat manusia. Kaum muslimin berusaha menyerahkan diri dengan segenap hati kepada ketetapan- ketetapan Allah yang bersifat rahasia, seperti dahulu Abraham-iman Islam dengan sukarela mengacu kepadanya-telah menyerahkan diri kepada Allah. Memang mereka tidak mengakui Yesus sebagai Allah, melainkan menghormati-Nya sebagai Nabi. Mereka juga menghormati Maria Bunda- Nya yang tetap perawan, dan pada saat-saat tertentu dengan khidmat berseru kepadanya. Selain itu, mereka mendambakan hari pengadilan, saat Allah akan mengganjar semua orang yang telah bangkit. Mereka juga menjunjung tinggi kehidupan susila, dan berbakti kepada Allah terutama dalam doa, dengan memberi sedekah dan berpuasa. Namun demikian, tidak dapat dipungkiri cukup sering timbul pertikaian dan permusuhan antara umat Kristiani dan kaum Muslimin. Konsili suci mendorong agar melupakan peristiwa yang sudah berlalu, dan dengan tulus hati melatih diri untuk saling memahami; bersama-sama membela serta mengembangkan keadilan sosial bagi semua orang, menghormati nilai-nilai moral maupun perdamaian dan kebebasan”. NA 3. e. Pendalaman Setelah peserta didik menyimak uraian tentang agama Islam, guru mengajak peserta didik berdiskusi tentang pertanyaan berikut 1. Apa ciri khas atau ajaran pokok agama Islam? 2. Apa pandangan Gereja Katolik terhadap agama Islam? 3. Mengenal Kekhasan Agama Hindu a. Menelusuri Agama Hindu Guru mengajak peserta didik untuk membaca berita berikut ini dan mengamati gambar yang ada pada buku siswa halaman 121. Larut Dalam Khidmatnya Ibadah Umat Hindu di Dieng “Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah tidak hanya punya alam yang memesona. Kawasan dataran tinggi ini juga bisa berubah jadi khidmat. Seperti ketika puluhan umat Hindu yang datang dari Bali menggelar peribadatan di tempat ini. Berada pada ketinggian mdpl dengan suhu rata-rata 13-17 derajat celcius membuat Dieng punya tempat tersendiri di hati wisatawan. Di sini ada candi, Telaga Warna, dan beberapa destinasi lainnya yang sayang untuk dilewatkan. Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti 221 Sewaktu saya sedang berkunjung ke sana, tak sengaja bertepatan dengan momen persembahyangan para umat Hindu. Mereka bukan berasal dari sekitar Dieng, tapi jauh-jauh datang dari Uluwatu, Bali. Momen ibadah ini bukanlah acara ritual yang sering diadakan setiap tahun. Acara ini digelar karena salah satu dari beberpa umat Hindu ini baru saja mendapatkan petunjuk dari Tuhan untuk mengadakan persembahyangan di kawasan Dieng. Saya pun ikut larut dalam khidmat” Harryseptian - d’Traveler - Selasa, 19022013 185000 WIB detikTravel Community - b. PendalamanDiskusi
apa pandangan gereja katolik terhadap agama hindu